KORUPSI MENGERDILKAN BANGSA

Pengantar….
Beranjak dari tidur yang lelap hingga tidak terasa umur bangsa ini telah mencapai 64 tahun dari kemerdekaannya. Harapan yang besar terhadap kejehteraan rakyatpun selalu di perjuangkan dan disuarakan pada setiap pergantian kepemimpinan di negeri ini. Namun pada nyatanya di umur tersebut negara ini masih banyak PR yang perlu di kerjakan. PR tersebut bukan hanya menjadi agenda pemerintah akan tetapi juga menjadi agenda bersama kita untuk kemudian menjadikan bangsa ini bangsa yang lebih terhormat.
Berbagai masalah yang timbul sehingga mengakibatkan laju perkembangan bangsa ini terhambat. Biasanya hal tersebut di namakan pengkerdilan bangsa dan pembunuhan secara halus terhadap generasi bangsa ini. Semua itu tercermin dari lambannya pertumbuhan negara walaupun reformasi sudah dilakukan di negeri ini. Nyatanya kita harus takluk dengan permasalahan yang masih membelit negeri ini sejak lama. Permasalahan tersebut diantaranya yaitu permasalahan keamanan, situasi politik yang kurang kondusif, korupsi dan masih banyak lain sebagainya.
Sesuai dengan isu terkini, permasalahan sekarang yang menjadi bahan sorotan yaitu korupsi. Betapa tidak, korupsi di suatu negeri akan berdampak langsung dengan situasi politik, keamanan dan perekonomian negara. Banyak kasus di negeri ini terkait dengan korupsi diantaranya yaitu kasus BLBI, dinas perhubungan di tegal dan lain sebagainya. Bahkan korupsi sudah menghabiskan uang negara triliunan rupiah untuk kepentingan pribadi.
Kinerja pemberantasan korupsi saat ini semakin meningkat, namun masih tebang pilih dan terkadang ada kerancuan pemikiran di kalangan penyidik antara pengertian istilah tindak pidana umum yang kemudian ternyata merugikan negara dan tindak pidana korupsi yang jelas dan tegas mengandung unsur kerugian keuangan negara atau perekonomian negara karena perbuatan yang bersifat melawan hukum.
Korupsi biasanya terjadi di perusahaan besar, lembaga kepemerintahan, BUMN dan lain sebagainya. Semua lembaga tersebut merupakan ladang empuk untuk para koruptor bergerak bebas karena disebabkan oleh fungsi kontrol yang lemah dari pemerintah. Berdasarkan hasil survei yang dirilis oleh Transparency International pada tahun 2008, 5 lembaga publik yang melakukan korupsi terbesar yaitu kepolisian sebesar 48%, bea cukai 41 %, Keimigrasian 34 %, DLLAJR 33 %, dan pemda 33%.

Daerah Terbersih dan Ter KORUP…
Pemerintah daerah menjadi support yang penting dalam memberantas korupsi karena otonomi daerah merupakan kunci dari pemerataan pendapatan daerah terhadap pembangunan maupun kesejahteraan daerahnya. Berdasarkan pemberitaan Kompas dari situs Kompas Online pada tanggal 21 Januai 2009 kota paling KORUP di INDONESIA berdasarkan survei yang dilakukan oleh Transparency Internasional Indonesia terhadap Indeks Persepsi Korupsi (IPK) 50 kota di Indonesia yaitu kupang (2,97), Tegal (3,32), Manokwari (3,39), kendari (3,43), dan disusul Purwokerto (3,54). Adapun data yang menunjukkan kota terbersih di indonesia yaituyogyakarya (6,43), palangkaraya (6,10), Banda aceh (5,87). semakin besar nilai IPK, menunjukkan tindak pidana korupsi semakin kecil. Survei IPK Indonesia oleh TTI bertujuan untuk mengukur tingkat korupsi pemerintah daerah berdasarkan persepsi pelaku bisnis setempat. Total sampel dari survei ini adalah 3841 responden, yang berasal dari pelaku bisnis (2371 responden), tokoh masyarakat (396 responden), dan pejabat publik (1074)

Posisi Indonesia di Mata Dunia….
Reformasi belum juga cukup untuk meyakinkan bahwa korupsi sudah berakhir di negeri ini. Banyak para investor dari luar yang enggan menanamkan modalnya di indonesia karena hal tersebut. Hal ini sangat berkaitan dengan posisi indonesia di dunia terkait dengan korupsi menjadi bahan pembicaraan yang menakutkan. Dalam sejarahnya indonesia selalu menempati posisi kritis dalam hal korupsi khususnya di asia dan dunia. Akan tetapi sejak diluncurkannya Inpres Nomor 5 Tahun 2004 dan pembentukan Timtastipikor, kinerja Kejaksaan Agung dan KPK yang merupakan lembaga pemberantasan korupsi semakin meningkat dengan hasil yang cukup memuaskan dari sisi kuantitas serta mendongkrak posisi indonesia menjadi lebih baik. Namun, dari sisi kualitas, kasus korupsi dan objek/sasaran masih belum mencerminkan kesungguhan serta menunjukkan optimalisasi keinginan kuat untuk benar-benar memberantasnya terlepas dari siapapun pelakunya.
Dari hasil kerja keras untuk memberantas korupsi kita cukup bangga dengan negara ini karena dari tahun ke tahun mengalami peningkatan peringkat. Indonesia menempati posisi dalam Indeks Persepsi Korupsi (IPK) pada 2008 yaitu peringkat 126 dari 180 negara atau di atas negara Philipina, Laos, Kamboja dan Myanmar. INILAH.COM, Jakarta. Skor ini mengalami kenaikan 0,3 dari skor 2,3 (2007) dan peringkatnya 143 (2007) menjadi 2,6 (2008).
Memang dilihat dari sejarah, korupsi sudah mengakar di negeri ini sejak zaman penjajahan belanda. Belanda pun jatuh dan takluk karena korupsi. Kita butuh keseriusan, kesungguhan dan kerja keras lagi untuk benar-benar membersihkan indonesia dari para koruptor sehingga bisa bersaing dengan negara-negara maju lainnya baik itu dengan cara reformasi hukum maupun dengan cara lainnya. selain itu pencerdasan masyarakat terhadap bahaya korupsi pun sangat perlu untuk dilakukan sehingga cultur tersebut dapat diputus dan dibangun kembali menjadi lebih baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s