Perkembangan PUAP di Kabupaten Banyumas

Program PUAP merupakan program yang diluncurkan pemerintah untuk menumbuhkembangkan agribisnis sesuai dengan potensi pertanian di setiap daerah dan pengentasan kemiskinan terhadap petani melalui bantuan modal bagi petani. Program PUAP sudah berjalan selama 5 tahun di Kabupaten Banyumas. Hingga tahun 2011 Kabupaten Banyumas memiliki 163 Gapoktan dengan 25 kecamatan yang mendapatkan dana dan melaksanakan program PUAP.

Pada awal dimana program ini dilaksanakan yaitu pada tahun 2008, sebanyak 37 Gapoktan menerima bantuan dana dari program PUAP yang terdiri dari 10 kecamatan. Kecamatan yang melaksanakan program PUAP yang pertama yaitu Kecamatan Kalibagor, Baturaden, Kedungbanteng, Cilongok, Pekuncen, Lumbir, Wangon, Somagede, Kemranjen, dan Sumpiuh.

Pada tahun 2009 sebanyak 22 kecamatan menerima bantuan melalui program PUAP yang terdiri dari 12 kecamatan yang baru dengan total keseluruhan Gapoktan penerima PUAP sebanyak 53 Gapoktan. Kecamatan yang baru mendapatkan bantuan pada tahun 2009 yaitu Kecamatan Sokaraja, Kembaran, Sumbang, Karanglewas, Ajibarang, Gumelar, Purwajati, Rawalo, Banyumas, Kebasen, Patikraja, dan Tambak.

Pada tahun 2010 penerima dana PUAP dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama, sebanyak 36 Gapoktan menerima bantuan dana dari program PUAP dengan tambahan 1 kecamatan yang mendapatkan dana PUAP yaitu Kecamatan Jatilawang. Pada tahap kedua, sebanyak 6 Gapoktan yang mendapatkan dana PUAP.

Tahun 2011 program PUAP semakin luas pelaksanaannya di Kabupaten Banyumas. Pada tahun 2011, pencairan dana PUAP dilakukan melalui 4 tahap. Tahap pertama, sebanyak 2 Gapoktan penerima PUAP dan tahap kedua sebanyak 21 Gapoktan menerima bantuan PUAP dengan tambahan 1 kecamatan baru yaitu Kecamatan Purwokerto Timur. Tahap ketiga, sebanyak 3 Gapoktan dan tahap ketiga sebanyak 6 Gapoktan dengan tambahan 1 kecamatan baru yaitu Kecamatan Purwokerto Barat. Hingga terakhir pada tahun 2012 Gapoktan penerima PUAP masih dalam proses pengajuan dengan pengajuan sebanyak 167 calon desa atau Gapoktan calon penerima PUAP dengan tambahan 2 kecamatan baru yaitu Kecamatan Purwokerto Utara dan Purwokerto Selatan.

Cara pencairan dana PUAP melalui beberapa tahap. Tahap awal Gapoktan menjadi calon penerima dan pelaksana PUAP dengan memantapkan kelembagaan Gapoktan terutama dalam aspek kepengurusan, keanggotaan, permodalan, administrasi, dan aktifitas kegiatan. Administrasi Gapoktan yaitu seperti Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumahtangga (ART), daftar hadir pertemuan, buku kegiatan, dan sebagainya. Setelah itu Gapoktan terferifikasi seperti Gapoktan berada di Desa penerima PUAP, sumberdaya manusianya mampu untukmengelola, Gapoktan mempunyai struktur kepengurusan aktif dan administrasi (AD/ART), anggota Gapoktan yang berdomisili di Desa terkait.

Gapoktan dinyatakan menjadi anggota dalam pelaksana PUAP apabila anggota dan pengurus telah mengikuti pertemuan sosialisasi program PUAP yang dilaksanakan Dinas Pertanian dan Badan Penyuluh Pertanian. Kemudian kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan masing-masing membuat Rencana Usaha Anggota (RUA) dan Rencana Usaha Kelompok (RUK). Pengurus Gapoktan kemudian membuat rekening di Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai persyaratan yang ditentukan oleh Tim Teknis PUAP Kabupaten Banyumas. Rencana Usaha Anggota (RUA) dan Rencana Usaha Kelompok (RUK) dikumpulkan menjadi satu dokumen dalam dokumen Gapoktan. Surat perjanjian kerjasama, surat perintah kerja, berita acara, kwitansi, dan fakta integritas menjadi satu komponen administrasi dari Gapoktan yang akan diverivikasi oleh Tim Teknis PUAP Kabupaten Banyumas.

Lembaga Keuangan Mikro (LKM) mencairkan dana PUAP setelah surat permohonan rekomendasi pencairan dana PUAP diajukan kepada Tim Teknis PUAP Kabupaten Banyumas dengan melampirkan fotocopy RUB, RUA, rekening Bank BRI, Berita Acara, Daftar hadir pengelola keuangan Gapoktan, surat keputusan Gapoktan tentang penunjukkan personil pengelola LKM, surat kepala desa tentang penunjukan komite pengarah dan AD ART Gapoktan. Setelah itu dana PUAP akan di terima melalui rekening yang telah dibuat. Pelaporan pengelolaan dana dilakukan secara berkala dengan pemantauan oleh Penyelia Mitra Tani (PMT).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s